Posted by: senimata on: September 9, 2008
Film Mongol tidak hanya berpusat pada kisah kepahlawanan seorang Genghis Khan, si Raja Mongol yang termasyur. Tapi diatas semua itu, ini juga merupakan sebuah kisah percintaan.
Film yang berdurasi 120 menit ini juga mengungkap bagaimana pertemuan antara Temudgin dan istri pertamanya, Borte, “Ini sangat menakjubkan dan sekali lagi ini merupakan sebuah cerita yang tidak familiar. Seorang bocah laki-laki yang memilih calon istrinya pada usia sembilan tahun, dan meskipun dia belum mengetahuinya, hidupnya telah berubah untuk selamanya,” jelas sang Bordov.
Film ini menuturkan bagaimana semasa hidup Genghis Khan, terutama pada masa-masa hayatnya Genghis Khan yang memiliki ratusan istri. “Tapi sepanjang hidupnya, Borte adalah perempuan paling penting. Dia bukan hanya seorang istri, tapi juga dia adalah seorang penasihat yang dekat; dia mendiskusikan seluruh keputusan-keputusan besarnya dengannya layaknya sebuah hubungan manusia modern; partnership. Hubungan semacam ini bahkan tidak umum pada saat ini, bahkan pada waktu itu tidak pernah terdengar sama sekali!” kata sang sutradara.
Ketika Borte melahirkan anak pertamanya, Dzuchi, ada banyak rumor yang berkembang mengenai orang tua sang bayi; banyak yang percaya bahwa bayi itu dikandung ketika Borte ditahan oleh orang-orang Merkit. Bodrov mencatat bahwa Temudgin berperilaku sedikit aneh dibanding orang-orang di zamannya, adalah sebuah fakta yang diungkap dalam film tersebut. “Dari awal dia mengatakan, bahwa ‘Dia’ adalah anak saya.’ Dan dia memperlakukan Dzuchi sebagai anaknya.”(db-oz2008)