Lembaga ini bertugas menginformasikan, me-maintain serta menanamkan imege tertentu terhadap apapun yang diasuhnya (brand produk, film, artis, corporate dll) kepada publik. Lembaga ini mempunyai tugas utama antara lain; media monitoring dan researching, press releasing, publication leveling, event /pers organising, sponsorship dll. Contoh kasus : “Managemen artis yang mewadahi banyak artis dan tallent, tentunya menginginkan agar tallent/artis yang diembannya tersebut dapat dikenal oleh masyarakat lebih luas yang kemudian mengharapkan hasil akhir yaitu laku dan naik pamor. Atau seorang produser film pasti mengharapkan film yang di prodduksi nya, dapat terpromosikan dengan baik dan tepat sasaran,” Target market lembaga ini adalah artis, sineas, managemen artis, pengusaha, politikus, publik figur dan rumah produksi
Jasa atau servis yang dapat mengakomodir keperluan promosi dan publikasi sebuah film layar lebar. Ada tiga tahapan promosi yang akan ditangani/dibantu lembaga ini agar sebuah film terpromosikan dengan baik dan tepat sasaran kepada masyarakat. Yaitu:
1) Tahapan promosi PRA PRODUKSI (below dan above the line)2) Tahapan promosi PRODUKSI (below dan above the line)3) Tahapan PASCA PRODUKSI (below dan above the line) Dalam tahapan promosi tersebut, lembaga ini juga siap membantu dalam pencarian sponsor dengan ketentuan dan kesepakatan yang berlaku. Yaitu:1) Sponsor Tunggal,2) Sponsor Utama,3) Sponsor Pendamping, dan4) Sponsor Barter. Selain itu, dalam mencapai kesuksesan promosi film, lembaga ini juga bertugas dalam membuat gimmick, strategi komunikasi, menyususun serta meng-eksekusi budget dan konsep promosi. Target market lembaga ini adalah rumah produksi, produser film, sutradara, investor film.
Artist Publicity Management tampaknya makin disadari perannya oleh para artis. Lembaga ini penting, karena dialah yang bertugas menginformasikan berbagai hal seputar artis serta me-maintain/menanamkan imege tertentu terhadap artis yang diasuhnya kepada publik. Selain harus mempunyai informasi detail tentang berbagai media di Indonesia, lembaga ini juga bertugas antara lain; media monitoring dan researching, press releasing dan publication leveling. Setiap managemen artis yang mewadahi banyak tallent, tentunya menginginkan agar tallent/artis yang diwadahinya tersebut dapat dikenal oleh masyarakat lebih luas yang kemudian mengharapkan hasil akhir yaitu ”laku dan naik pamor.” Salah satu caranya adalah promosi dan publikasi dengan memanfaatkan media massa yang sangat banyak jenisnya. Ada beberapa tahapan kerja publikasi lembaga ini agar tallent/artist dapat terpromosikan/naik level dimata masyarakat. Yaitu:
Target market lembaga ini adalah artis, sineas, managemen artis, pengusaha, politikus, publik figur.
Jaringan media jurnalistik (online) berbagai segmen antara lain; film, musik, gosip selebriti, sosial politik, kuliner, gaya hidup dll. Media-media tersebut terintegrasi satu sama lain. Selayaknya media cetak, (print media) seperti; majalah, koran dan tabloid, media jurnalistik (online) juga memanfaatkan dan mengembangkan jaringan nya untuk menarik advertiser atau pengiklan. Pengiklan adalah merupakan industri macro ataupun micro yang ingin mempromosikan (blow-up) produk atau jasa nya kepada masyarakat melalui media jurnalistik (online). Target market media ini sangat luas tergantung dari konsep yang diusung dari masing-masing media. Target pasti dari media online adalah advertising agency dalam dan luar negri.
*Info lebih lanjut silahkan kirim biodata dan nomor telepon yang bisa dihubungi ke film.publisher@gmail.com atau oky’s direct number : 021 92995700
September 10, 2009 at 5:46 pm
waahhh boleh nih info nya…
aku punya beberapa band, sapa tau bisa dibantu untuk promo nya….
makasih sebelumnya…
cp : bayu 08176797818
September 11, 2009 at 5:29 am
Bayu, nama Band nya apa?