Posted files under ‘ROMOLA GARAI’
Testimonial Aktor dan Sineas
THE OTHER MAN
Release 8 Juli (Blitzmegaplex)
Film drama ini diangkat dari cerita pendek karya pengarang asal Jerman, Bernhard Schlink. Schilink memang dikenal sebagai pengarang yang handal dalam meramu tema sederhana menjadi cerita yang menarik dan menegangkan. Apalagi setelah cerita pendek ini dikemas dalam cerita layar lebar, maka cerita “The Other Man” semakin kuat, menyentuh, sekaligus menegangkan. Sang sutradara, Richard Eyre berhasil menyatukan kekuatan cerita dengan akting para bintang film berkaliber dunia. Mereka adalah Liam Neeson (‘Schindler’s List,’ ‘Les Miserables’ ‘Kinsey’, ‘Kingdom of Heaven’), Antonio Banderas (Interview With Vampire, Phildelphia, Desperado, Legend of Zorro,) dan Laura Linney (‘Love Actually,’ ‘Mystic River,’ The Savages’) Ketiga pemeran utama ini tampil total memainkan tokoh yang terlibat dalam kisah cinta segitiga yang dibungkus dalam konflik perselingkuhan.
Berikut petikan testimonial para pemain dan sineas film The Other Man :

Liam Neeson [Peter]
“Saya menerima tawaran bermain film ini bukan semata-mata karena honornya. Bagi saya, honor nomor sekian. Yang penting, apakah cerita filmnya menarik atau tidak? Nah, The Other Man membuat saya tertarik dengan karakter Peter. Saya tertantang memerankan tokoh Peter karena akting saya harus benar-benar ‘keluar’ dari karakter peran dari film-film saya sebelumnya. Sepertinya Eyre [sutradara] memilih saya karena mempertimbangkan faktor wajah saya yang pas sebagai seorang lelaki bodoh, tapi ingin serba tahu. Teman-teman bilang, saya memang berwajah yang pantas dikasihani. Terutama dalam film ini, saya bangga bisa meng-eksplore akting saya untuk cerita yang kuat seperti film ini.”

Antonio Banderas [Ralph]
“Beradu akting dengan Neeson, sungguh suatu tantangan. Apalagi dia berperan sebagai musuhku. The Other Man bukanlah film action. Tapi faktor permusuhan bisa dikemas dengan menarik sehingga konflik begitu ‘menggigit,’ yang jarang terjadi dalam film-film drama sebelumnya. Menjadi lelaki penggoda dan seksi, mungkin alasan utama Eyre memilih saya memerankan Ralph. Saya senang bisa diarahkan oleh Eyre. Dia seperti ingin memberikan kebebasan kepada saya untuk berimprovisasi. Mungkin dia sudah tahu apa yang terbaik bagi saya dan film ini.

Laura Linney [Lisa]
“Sebuah kebanggan bermain dengan dua aktor kawakan seperti Neeson dan Banderas. Mereka sama-sama lelaki sejati. Kami menjalani syuting begitu asyik. Saya banyak belajar dari Neeson tentang akting ,dan saya lebih banyak bertanya kepada Banderas soal ketenangan. Kebetulan kan saya harus beradegan ciuman dengan dia. Sungguh! Banderas membimbing saya untuk lebih tenang menghadapi adegan itu.”

Romola Garai [Abigail]
”The Other Man memang film drama yang pemerannya kebanyakan dewasa. Tapi dari film inilah saya semakin menyadari arti relationship antara anak dan orangtuanya. Bagi saya, The Other Man adalah film yang berhasil mengangkat persoalan keluarga dengan cara yang menarik.”

Richard Eyre [Writer/Director]
“Semua orang yang terlibat dalam film ini memberikan kontribusi sangat berarti. Para pemain dan kru bekerja sama dengan baik. Boleh dibilang, saya punya tim yang kuat sehingga film ini bisa diselesaikan dengan lancar. Saya juga kagum pada Zambarloukus berikut tim penata kameranya. Di bawah bidikan kamera Zambarloukus, cerita film ini lebih terasa hidup dan memunculkan artikulasi gambar yang tepat dan menyentuh.”
Haris Zambarloukos [Director of Photography]
“Saya kira, sangat bagus ketika saya diajak berembuk untuk membahas scene demi scene sejak proses pra produksi. Ide-ide pun bisa muncul agar film ini enak ditonton saat diputar. Saya senang bekerja sama dengan Eyre. Dia memberikan saya banyak referensi tentang pengambilan gambar, terutama gambar-gambar untuk candid camera. Saya bisa merasakan sendiri hasilnya. Benar-benar fantastis!”
Gemma Jackson [Production Designer]
“Saya termasuk salah seorang yang mengagumi cerita-cerita Bernard Schilink. Meskipun film ini jauh dari cerita pendek aslinya, esensinya tetap bisa terpapar dalam film ini. Sebagai sutradara, Eyre berhasil mengangkat karya fiksi Schilink dalam gambar-gambar film dan penokohan yang mengagumkan.
Phoebe de Gaye [Costume Designer]
“Film ini mengisahkan tentang dua lelaki protagonis yang sama-sama harus memperlihatkan kesejatiannya di mata seorang perempuan. Penampilan Peter dan Ralph sangat kontras. Makanya, saya berusaha memberikan kostum yang sesuai dengan karakter mereka. Dan ini sangat membantu pada jalan cerita film yang menurut saya mendebarkan.”
Frank Doelqer [Producer]
“Kami ingin menjaga cerita dalam film ini serealistis mungkin. Alasannya sederhana, agar penonton di seluruh dunia melihat karakter-karakter tokoh dalam film ini benar-benar seperti ada dalam kenyatannya. Bagaimana sosok seperti Lisa bisa terlibat di antara dua lelaki berbeda? Mungkin Anda juga pernah mengalami seperti dia.
Tracey Scoffield [Producer]
Penataan kamera untuk film ini sungguh luar biasa. The Other Man memang film drama. Tapi cerita yang mengalir sesuai dengan skenario semakin kuat dengan bahasa gambar yang menawan. Film jadi ini terasa punya thriller yang khas, fantastis, dan bisa membangun atmosfir yang indah.
Tariq Anwar [Editor]
Bekerja sama dengan Eyre dan Zambarloukos adalah suatu pengalaman berharga. Mereka memudahkan saya dalam menyunting film The Other Man. Menurut saya, Eyre dan Zambarloukos sangat membantu proses pekerjaan saya. Hasilnya, film ini menjadi film dengan rentetan adegan yang asyik untuk dinikmati. (yogira)
Promotion and Publication
Senimata Kreasi Komunika
CP : Yogira
Jl. Durma IV no 1 Turangga Bandung
Telp : 022 730 2920
Hp : 0817 650 9940
Sales and Distribution
Platinum Pictures Indonesia
CP : Oky Zayyd
Jl. Raya Gunung Sahari 44 No. A8
Jakarta Pusat
Telp : 021 625 4374
Fax : 021 626 0781
Hp : 021 9299 5700
To Join group senimata please click
http://www.facebook.com/group.php?gid=70307527779&ref=ts
Add comment July 6, 2009
THE OTHER MAN

Cara Bijak Melacak Jejak Selingkuh
Apa yang akan Anda lakukan jika orang yang selama ini dicintai dicurigai berselingkuh? Apakah Anda akan marah-marah? Pasrah? Atau ingin lebih dulu membuktikannya? Jika Anda bijak, tentu Anda lebih memilih cara nomor tiga. Lantas, bagaimana jika memang pasangan Anda sudah terbukti selingkuh?
Film “The Other Man” bisa menjadi salah satu kunci jawabannya. Film drama ini diangkat dari cerita pendek karya pengarang asal Jerman, Bernhard Schlink. Schilink memang dikenal sebagai pengarang yang handal dalam meramu tema sederhana menjadi cerita yang menarik dan menegangkan. Apalagi setelah cerita pendek ini dikemas dalam cerita layar lebar, maka cerita “The Other Man” semakin kuat, menyentuh, sekaligus menegangkan. Sang sutradara, Richard Eyre berhasil menyatukan kekuatan cerita dengan akting para bintang film berkaliber dunia. Mereka adalah Liam Neeson (‘Schindler’s List,’ ‘Les Miserables’ ‘Kinsey’, ‘Kingdom of Heaven’), Antonio Banderas (Interview With Vampire, Phildelphia, Desperado, Legend of Zorro,) dan Laura Linney (‘Love Actually,’ ‘Mystic River,’ The Savages’) Ketiga pemeran utama ini tampil total memainkan tokoh yang terlibat dalam kisah cinta segitiga yang dibungkus dalam konflik perselingkuhan.

“The Other Man” berkisah tentang sepasang suami-istri: Peter (Liam Neeson) dan Lisa (Laura Linney). Hampir selama 20 tahun, kehidupan rumah tangga mereka selalu tampak harmonis. Dari hasil pernikahannya, Peter dan Lisa dikarunai putri tunggal, Abigail, yang mulai beranjak dewasa.
Peter adalah penguasaha di bidang software komputer. Sedangkan Lisa berkarier sebagai desainer sepatu terkenal, yang menuntut dirinya harus berpergian ke luar negeri. Meskipun sama-sama sibuk, keduanya berusaha hidup sebagai keluarga yang harmonis. Namun sayang, usaha pasangan ini untuk menjalani rumah tangga yang harmonis harus terbentur oleh perselingkuhan. Dan yang menjadi korban selingkuh adalah Peter.
Peter mencurigai Lisa berselingkuh dengan seorang lelaki yang tak dikenal setelah dia menemukan secuil kertas bertuliskan “Lake Como” yang terselip pada sepatu Lisa. Sementara Lisa sendiri sudah pergi ke kota Milan, Italy, dengan alasan suatu acara. Peter pun penasaran untuk melacak lebih mendalam rahasia “Lake Como,” yang menurut kata hatinya berkaitan erat dengan kepergian Lisa ke Milan. Semula Peter meminta saran kepada anaknya, Abigail tentang dugaannya ini. Namun karena hubungan ayah dan anak ini selalu tak akur, Peter dan Abigail malah jadi sering berdebat. Peter pun akhirnya nekad menyusul Lisa ke Milan untuk membuktikan kecurigaannya terhadap Lisa.

Bak seorang detektif, sampai di Milan, Peter berusaha mencari data dan fakta seputar keberadaan Lisa dan lelaki selingkuhannya. Di kota ini, Peter pun mendapat gelagat tak enak. Dia bertemu dengan Ralph (Antonio Banderas). Peter dan Ralph sempat bertatap muka dan bahkan bermain catur dalam satu meja. Dari obrolannya, Peter berhasil memancing Ralph sehingga dia secara tak sadar mengakui berpacaran dengan Lisa. Apa tindakan Peter selanjutnya? Apakah langsung mendamprat atau terus melandeni Ralph dalam sebuah obrolan? Tak pelak, inilah film drama yang mengungkap liku-liku perselingkuhan dalam kehidupan rumah tangga dengan cara yang halus. Akting Neeson dan Banderas patut diacungi jempol. Nesson berhasil menguasai karakter Peter yang sabar, penasaran, dan berlapang dada dalam menghadapi Lisa yang dianggap sudah berkhianat. Demikian pula juga Banderas. Dia berhasil memerankan tokoh Ralph, yang santai, perlente, dan juga pandai bersilat lidah. Konflik di antara dua tokoh ini begitu halus digambarkan dalam dialog-dialog cerdas dan sesekali jenaka.
Meskipun film ini mengangkat masalah perselingkuhan, “The Other Man” tidak terjebak pada stereotipe realitas masalah selingkuh yang selama ini terjadi di masyarakat pada umumnya. Selingkuh memang bisa sangat menyakitkan, sehingga bisa menimbulkan pertengkaran dan perkelahian. Tapi situasi tersebut tak berlaku dalam film “The Other Man.” Ketegangan karena perselingkuhan tak melulu harus diwarnai dengan caci maki, sumpah-serapah atau main damprat tangan. Ketegangan karena perselingkuhan bisa dibangun dengan dialog dan kekuatan karakter pemainnya, yang tampil seperti tanpa mengeluarkan emosi berlebihan.
Jadi, apakah Anda bisa melakukannya seperti tokoh dalam film “The Other Man” jika pasangan Anda selingkuh? Jika belum bisa, tonton dulu film ini mulai 8 Juli 2009, serentak di Blitzmegaplex. (Senimata)

Genre : Drama
Pemain : Liam Nesson, Antonio Banderas, Laura Linney, Romola Garai, etc
Sutradara/Skenario : Richard Eyre
Produksi : Rainmark Films
Crew & Production:
Michael Drever – Producer
Haris Zambarloukos BSC – Director of Photography
Tariq Anwar – Editor
Gemma Jackson – Production Designe
Phoebe de Gave – Costume Designer
Sales, Distribution Rights Contact :
Oky Zayyd
Platinum Pictures Indonesia
Jl. Raya Gunung Sahari 44 No. A8
Jakarta Pusat
Tel : 021 625 4374
Hp : 021 9299 5700
Email : film.publisher@gmail.com
Website : www.senimata.wordpress.com
Publicity & Media Centre Contact :
Yogira
Senimata Kreasi Komunika
Jl. Durma IV No 1 Turangga
Bandung
Tel : 022 70 2920
Hp : 0817 650 9940
Email : film.publisher@gmail.com
Website : www.senimata.wordpress.com
Add comment June 24, 2009
Kekuatan Cinta, Penghianatan dan Kesediaan untuk Memaafkan

THE OTHER MAN
Penulis novel berkebangsaan Jerman Bernhard Schlink yang terkenal dengan karyanya bertajuk The Reader. The Reader adalah novel berbahasa Jerman pertama yang telah berhasil menjadi best seller dan dibahas di New York Times. Kali ini Bernhard berhasil merampungkan cerita film yang berjudul THE OTHER MAN yang diadaptasinya dari cerita pendek olahannya berjudul Flights of Love. Film THE OTHER MAN ini diperankan oleh aktor-aktor papan atas antara lain Liam Neeson (Peter), Antonio Banderas (Ralph) dan Laura Linney (Lisa).
THE OTHER MAN berkisah tentang seorang suami yang istrinya berselingkuh dengan pria lain namun yang Ia lakukan adalah hanya berusaha mengerti kenapa dan dengan siapa istrinya berselingkuh sampai akhirnya istrinya pergi menghianatinya. Bagi penggemar kisah drama tentang kekuatan cinta, penghianatan dan kesediaan untuk memaafkan, dan lebih dari itu cerita ini dapat membuka mata setiap orang yang menontonnya untuk mengenal pendamping hidup kita lebih dalam. Selain itu cerita ini juga banyak mengungkap tentang sebuah hubungan perkawinan, hubungan antara ayah dan anak perempuannya, sangat-sangat menyentuh”.jangan lewatkan THE OTHER MAN mulai 8 Juli hanya di Blitzmegaplex.
EALING STUDIOS PRESENTS A RAINMARK FILMS PRODUCTION IN ASSOCIATION WITH GOTHAM PRODUCTIONS FROM THE DIRECTOR OF IRIS & NOTES ON A SCANDAL
Screenplay by RICHARD EYRE & CHARLES WOOD Directed by RICHARD EYRE Starring LIAM NEESON ANTONIO BANDERAS LAURA LINNEY ROMOLA GARAI Produce by FRANK DOELGER MICHAEL DREYER TRACEY SCOFFIELD
Genre : Drama
Rilis di Indonesia : 8 Juli 2009
Bahasa: English Durasi : 95 min
Synopsis :
Peter, the CEO of a computer software company has been married to Lisa, a shoe designer, for well over 20 years when she disappears from his life.
From what we see of Lisa and Peter together they appear to have a very good marriage. They live near Cambridge and the company Peter founded and runs is one of the success stories of “Silicon Fen”. Lisa is a successful designer of couturier shoes. They have a daughter, Abigail, in her early twenties, who has a strained relationship with her father. Abigail lives with her boyfriend, George, who is a stonemason working on Ely cathedral, where Abigail is a sales assistant in the bookshop.
When Lisa is gone, Peter is going through her things and finds a note from her in the heel of one of a pair of red shoes. It reads “Lake Como”. He is perplexed, obviously the note has been put there for him to find but it means nothing to him, he’s never been there. He asks his daughter what it might mean; she doesn’t know and resents his questioning of her, as if he is trying to enlist her as a detective. Peter tries “Lake Como” as the password needed for a file denied him on Lisa’s laptop, and photographs are revealed of Lisa and another man. He also finds e-mails from a man called Ralph who has apparently been Lisa’s lover some time in the past and is now trying to revive their relationship.
With the help of one of his staff, Peter tracks down Ralph’s address; he lives in Milan. Peter, taking the enormous step of responding to the e-mail as if he were Lisa, travels to Italy, finds Ralph and befriends him. He plays chess with him, listens to his tall stories whilst at the same time teasing out information by means of “Lisa” e-mails and never revealing his identity.
At first Ralph has all the appearance and assurance of a successful businessman; then we discover that he is merely the janitor of the apartment block in which he lives. Gradually the long love affair of Ralph and Lisa is revealed in more detail – meetings in Milan where Lisa travelled for work, and the significance of “Lake Como” where their affair blossomed.
Abigail becomes worried about her father, follows him to Milan, and is horrified to find that he is writing increasingly intense e-mails to Ralph, encouraging him to think that Lisa wants to meet him in London. As she leaves him to get back to Ely she pleads with Peter to tell Ralph the truth. Peter refuses. Abigail is angry and exasperated and fears for her father’s mental stability. Now Ralph receives another email, sent from Lisa’s laptop, inviting him to meet once more at the Villa D’Este on Lake Como. Ralph, encouraged by the e-mails.
from “Lisa” decides that he will also give a party for her in London, the only problem being that he has a cash flow crisis. Peter gives Ralph enough cash to finance the trip to the Villa D’Este and the party in London. Ralph arrives at the Villa D’Este expecting a “second honeymoon” with Lisa, only to find Peter waiting alone for him in the restaurant.
Finally Peter reveals to Ralph who he really is, and that he has been sending the emails; we discover what has happened to Lisa. Peter travels home to Cambridge, and in a reverie he dreams about his wife, pours out his heart and is encouraged to use the experience he has had in Milan to mend his relationship with his daughter. Peter travels back to London, telephones Abigail and goes to Ralph’s party, where he accepts that Lisa needed the love of each of them in her life. Abigail appears at the party and she and her father are reconciled and Peter is finally able to accept George.
Add comment June 22, 2009