Posted files under ‘Wushu’
Jacky Chan Promosikan Wushu di Cannes Film Festival
Banyak cara melestarikan budaya. Bagi seorang sineas, melestarikan budaya tentu melalui film. Inilah yang dilakukan Jacky Chan. Demi melestarikan olah raga seni beladiri khas China, wushu, Jacky Chan memproduseri produksi film “Wushu the Young Generation”.
Tak main-main dengan tekadnya itu, maka Jacky pun mempromosikan “Wushu” ke Festival Film Cannes di Prancis Mei 2008 lalu. Jacky mengajak para pemainnya yang tidak lain adalah para atlet muda Wushu profesional, berjalan bersama-sama di atas karpet merah dan mendemonstrasikan keahlian mereka di depan seluruh media nasional dan internasional, hal tersebut cukup menarik perhatian besar.
Sutradara Antony Szeto yang juga koreografer adegan aksi laga dan teknik beladiri di film ini mengatakan; “film ini hanya menampilkan adegan pertarungan yang sebenarnya, hampir tanpa special efeck, film ini dimainkan secara jenius oleh aktor pe-wushu-muda yang berbakat dan luar biasa”…..
For further information please call 021 9299 5700 or mau dapetin informasi seputar film yang akan tayang di Indonesia gabung aja di sini
http://www.facebook.com/inbox/?ref=mb#/group.php?gid=32122099343
Add comment November 17, 2008
Wushu The Young Generation
Jakarta-Pada 18 Oktober lalu aktor laga sekaligus produser Jackie Chan bersama sutradara sekaligus koreografer adegan aksi laga asal Australia peraih penghargaan International Antony Szeto serta seluruh pemain film Wushu antara lain; aktor laga gaek Sammo Hung, Liu Feng Chao (peringkat 6 permainan pedang dan tombak kompetisi di Hebei 2003 sampai 2005), Wang Wen Jie (seorang pemain wushu profesional lulusan Songjiang Wushu School, salah satu sekolah wushu terbaik di Cina), Wang Fe, Zhang Jin (Grup Yuen Clan 1998 sebagai pemeran pengganti dan sutradara bela diri) dan Mao Jun Jie berada di Beijing saat digelarnya acara gala premiere dan press confrence film Wushu. Film yang telah release di Hongkong, Cina 23 Oktober lalu ini sarat dengan pesan agar para generasi muda bekerja keras dalam berlatih bela diri dan membantu melestarikan olahraga wushu.
Untuk mempromosikan film yang diproduksinya ini, Jackie Chan mengajak para pemainnya yang tidak lain adalah para atlet muda Wushu profesional ke Festival Film Cannes di Prancis bulan Mei lalu. Dengan berjalan bersama-sama di karpet merah dan membiarkan para pemainnya mendemonstrasikan keahlian mereka di depan seluruh media Nasional dan Internasional, hal tersebut cukup menarik perhatian besar.
Sutradara Antony Szeto yang juga koreografer adegan aksi laga dan teknik beladiri di film ini mengatakan; “film ini hanya menampilkan adegan pertarungan yang sebenarnya, hampir tanpa special efeck, film ini dimainkan secara jenius oleh aktor/pe-Wushu-muda yang berbakat dan luar biasa”.
Wushu bercerita tentang Li Er, seorang anak muda yang memiliki talenta sebagai seorang petarung Sanda (Chinese Kick Boxing) yang jatuh cinta kepada seorang gadis cantik yang sedang berlatih Wushu bersama seorang aktor laga internasional Jet Li.
Untuk merayu gadis tersebut Li Er berpaling dari keinginan gurunya yang menginginkannya menjadi petarung Sanda sejati. Demi cintanya tersebut Li Er berjuang mati-matian mempelajari Wushu dan rela melepaskan gelarnya sebagai petarung Sanda profesional untuk menjadi atlit Wushu seperti gadis pujaannya. Pada saat yang bersamaan timbul konflik karena Li Er juga harus berusaha mempertahankan nilai pelajarannya agar tidak dikeluarkan dari sekolah.
Selain informatif dan mengandung pesan yang dapat memotifasi generasi muda untuk selalu giat berlatih dalam mencapai sesuatu yang diinginkan, film ini sangat menarik dan tetap ringan untuk ditonton seluruh kalangan. Masih dalam masa tayang di Cina, kini film Wushu akan segera tayang di seluruh Indonesia. Nantikan dan jangan lewatkan Wushu The Young Generation. (oz2008)
2 comments November 4, 2008

