Review Ikhsan : Mama I Love You | Setiap Anak itu Spesial

Ikhsan Mama I Love YouMasih sedikit filmmaker yang berani ber-eksperimen dengan membuat film diluar jalur tema film yang sedang laris seperti; horror, komedi, percintaan bahkan sexuality issues. Tidak dengan Rico Michael yang berani mengambil resiko dengan memotori sebuah film idealis bergenre drama keluarga. Film ini bercerita tentang sebuah kondisi dimana seorang anak tak bisa menyerap pelajaran dengan cara biasa. Kondisi tak biasa yang dimaksud adalah Dyslexia yaitu kesulitan belajar yang masih jarang diketahui sebabnya, sulit menerima pelajaran, tak dapat fokus menerima input dari luar, gangguan membaca dan gannguan matematika adalah sebagian kecil dari sekian banyak kondisi yang dialami anak ketika mengalami kondisi Dyslexia.

Ketika saya bertanya apa alasan Rico berani membuat film dengan tema seperti ini, Rico menegaskan, keinginan nya berbagi sedikit pengetahuan kepada para guru dan orang tua tentang kondisi Dyslexia. Dan yang terpenting bagi gue adalah dengan menonton Ikhsan : Mama I love You, masyarakat dapat menyerap informasi tentang bagaimana cara mengatasi dan menghadapi anak yang mengalami kondisi Dyslexia.Tambah Rico. Wow… apakah Rico tidak memperhitungkan sisi komersialnya…?

Dimulai dari pemilihan pemain yang saya rasa cukup tepat dan memiliki keseimbangan yang sempurna sehingga peran yang dimainkan sesuai dengan masing-masing karakter tokoh di film ini. Sebut saja Wulan Guritno, aktris papan atas ini di adu peran dengan pendatang baru Jesse Lantang, mereka berperan sebagai suami istri yang gundah dan sering bertengkar karena berbeda pendapat mempertahankan prinsip cara mendidik anak. Akting bintang senior dan junior tersebut hasilnya cukup memuaskan dan sangat natural, terutama Jesse, akting nya cukup baik sebagai bintang baru yang dipasangkan dengan bintang senior sekaliber Wulan Guritno. Selain dua nama tersebut banyak nama bintang senior yang ikut terlibat seperti Ibnu Jamil (guru kesenian Ikhsan), Rendi Krisna (guru olah raga Ikhsan), Fachri Muhamad (teman baik Ikhsan). Selain itu para bintang papan atas terlihat cukup harmonis dan klop ketika beradu akting dengan para bintang muda seperti M. Faruk (Ikhsan), David Saragih (Guru Bahasa Indonesia), Winnie Yanthy (teman Harun), Adam Jackson dll.

Dari jalan cerita, saya cukup puas dengan pemaparan cerita yang cukup informatif, mendidik dan menghibur karena Ikhsan : Mama I love You dibalut sedemikian rupa sehingga menjadi film yang ringan dicerna namun tidak terkesan menggurui, semua aspek dramaturgi ada dalam premis film ini. Dimulai dari pemaparan seperti apa kondisi anak yang mengalami kondisi Dyslexia sampai bagaimana cara orang tua dan guru mengatasi anak dengan kondisi tersebut. Semua terbalut rapi dengan cara yang unik sehingga semua adegan, dari adegan menyentuh, komedi sampai adegan menegangkan dapat diciptakan sang sutradara dengan baik, ya…begitulah seharusnya seorang sutrdara men-treat film nya agar film nya menarik untuk ditonton untuk semua kalangan.

Yang menjadi catatan saya adalah gaya besutan Rico yang berhasil menciptakan konflik tanpa memaparkan tokoh baik versus jahat, melainkan justru ia berhasil mengarahkan M. Faruk (Ikhsan) sebagai tokoh sentral menjadi seorang anak yang putus asa terhadap dirinya sendiri dan marah akan keberadaan nya di dunia ini. Di tambah soundtrack dari Alexa dan Kenie, menambah atmosfir haru bebaur kesedihan tak berakhir. Plot yang soft dan alur adegan yang ringan untuk diikuti tidak membuat saya ngantuk. Hal tersebut menjadi nilai plus buat film ini. Film ini sangat cocok ditonton untuk semu kalangan, tua maupun muda. (oz)

Saksikan Ikhsan : Mama I love You di Blitzmegaplex mulai 20 Juni 2008

About senimata

SENIMATA KOMUNIKA adalah sebuah lembaga independen yang bergerak dalam jasa pelayanan marketing, komunikasi dan media. Kami telah berkecimpung dalam aktivitas media relations, tidak hanya dalam masalah jurnalistik, kamipun merambah jalur IT Consultant, Press /Exhibition Organizer, Communication Strategic, Film Publicist, Exhibition dan Sponsorship Consultant. SENIMATA KOMUNIKA didirikan secara resmi 5 Oktober 2007 oleh M. T. Rachman (Oky) dan Yogi R Yogaswara. Oky dan Yogi berlatar belakang Public Relations, Marketing Communications, Media dan Jurnalistik. Sebelumnya, Oky adalah CEO dan pemimpin redaksi sebuah majalah dan situs film serta Yogi adalah Managing Editor dan Creative Director sebuah majalah film & broadcast. Pada perkembangan selanjutnya, SENIMATA KOMUNIKA kian kukuh dengan bergabungnya Arsyadi Agustian dan Mahendra Lazuardi. Arsyadi berpengalaman dibidang Creative Concept, Sponsorship Consultan dan Marketing Strategy. Sedangkan Mahendra berpengalaman di Komunikasi Visual, Animasi, Design, LAN Network, dan Software Development. SENIMATA KOMUNIKA didirikan atas dasar kebutuhan berbagai pihak/lembaga/badan usaha untuk mengkomunikasikan brand produk, jasa serta individu ke masyarakat luas dengan menggunakan beragam media. SENIMATA KOMUNIKA membantu Anda juga dalam strategi komunikasi untuk mencapai segenap tujuan dalam bidang sosial, ekonomi, politik dan budaya. Salam Hangat, SENIMATA KOMUNIKA “All About Marketing Communications, Media, & Film”

Posted on June 22, 2008, in Review Film and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 4 Comments.

  1. sya senang, sekali trhdap film ini dn stya tertarik utk mengangkat film sebagai pnelitian skripsi sy..tolong dibantu ya?????

  2. coba bandingkan dengan film India Taare Zameen Par, silahkan dinilai..
    http://www.taarezameenpar.com/

  3. ini mah tiru2 “taree zamen paar”
    film india yg dirilis tahun 2007, berarti penulisnya ngga kreatif dan bukan berani menampilkan ide baru tapi menjiplak,
    saya perihatin sama negara saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: